Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Tempe

Tempe

Tempe merupakan sebuah varian makanan yang sangat umum dan super lumrah kita temui dalam keseharian kita. Dari berbagai model makanan yang tersaji baik itu pecel, rawon, masakan Padang, atau makanan lainnya Anda akan dapat menemukan tempe sebagai pendamping setia sebagai lauk pauk makanan-makanan ini. Terus apa spesialnya?.

Sangat spesial, tempe memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh disamping kaya akan nutrisi dan kandungan kalsiumnya yang tinggi, tempe juga mudah dikonsumsi dan gampang di olah. Belakangan ini tempe mulai popular di luar negeri, dengan nama lainnya yaitu tempeh. Penambahan huruf “H” dibelakang kata tempe, agar masyarakat barat tidak mengucapkan dengan kata Temp, dan mengunakan pengucapan yang tepat pada tempe.

Tempe juga populer di kalangan vegan yang mencari alternatif sumber makanan yang kaya akan nutrisi dan isoflavon, tempe yang terbuat dari kedele yang di fermentasi ini juga mengandung serat dan protein tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dan juga dapat mencegah kanker, enzim bermanfaat yang dikandung tempe dan lain sebagainya. Sangat banyak sekali daftarnya untuk di uraikan satu per satu.

Tempeh

Tempeh mulai dipasarkan dengan beberapa merek besar atau produk rumahan di luar negeri, beberapa ada yang dikhususkan untuk restoran maupun kalangan vegetarian. Dengan meningkatnya permintaan produk makanan berbahan kedele, tempe juga mulai di kenal dan dapat ditemukan dibeberapa lokasi perbelanjaan. Harganya cukup lumayan, tetapi sebagai pertimbangan varian makanan, rasa maupun nutrisi yang di kandungnya, bukanlah sebuah halangan bagi para vegan. Harga yang lebih terjangkau bisa didapatkan dari produsen tempeh rumahan.

Cuma bedanya yang di jual di luar negeri, ada ukuran pastinya lebih tepatnya terukur secara presisi setiap potongan yang Anda beli, about 8″ long by 4″ wide by about 0.5″ thick dan lain sebagainya. Ya karena Tempeh disana di buat dari kedele organik biasanya, dan sudah dikemas jadi tidak seperti di Indonesia yang kita bisa beli dengan harga murah 2-3 ribu, lalu penjualnya memotongnya langsung untuk kita. Tetapi perbedaannya kita bisa membeli tempe yang masih segar dan tempenya masih hangat. Sedangkan tempe di luar negeri kebanyakan dalam keadaan sudah di kemas dan di dinginkan di lemari pendingin.

Tempeh Freeze

Tempe merupakan satu-satunya dari sedikit makanan berbahan kedele yang tidak berasal dari Tiongkok, Jepang dan Korea. Akan tetapi tempe di yakini telah ada di pulau Jawa, Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Namun yang lebih uniknya, tidak ada yang mengetahui secara pasti asal mula tempe dibuat, jika Anda membandingkan dengan sejarah makanan lainnya. Setidaknya sumber yang menulis tentang tempe terdapat pada Serat Centhini.

Yang kita ketahui bahwa perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok berjalan dengan baik sejak 1000 Masehi dan kedelai mungkin telah menjadi bagian dari kegiatan perdagangan yang terjadi. Kita juga mengetahui bahwa proses fermentasi juga digunakan untuk kelapa yang telah dilakukan di Tiongkok dan bahwa proses ini mungkin telah diadaptasi untuk digunakan pada kedelai.

Apapun asal-usul yang tepat dari tempe, merupakan hal yang biasa bagi individu di Jawa, Tiongkok, Jepang, atau Korea untuk berpikir tentang pengolahan makanan dalam hal fermentasi. Makanan fermentasi telah menjadi bagian yang tertanam secara kuat dari masakan Asia selama beberapa ribu tahun, dan itu mungkin merupakan hal yang paling masuk akal untuk berpikir tentang tempe sebagai bagian logis dari tradisi makanan fermentasi ini.

Artikel Menarik Lainnya :

LampuKecil.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s