Hal-hal yang Mungkin Belum Anda Ketahui Tentang Madu

manfaat-madu

Madu adalah makanan yang beraroma harum yang dibuat oleh lebah madu. Pada zaman kuno, madu dianggap sebagai makanan para dewa, simbol kekayaan, kesehatan, kebahagiaan dan bahkan obat mujarab untuk keabadian. Para dokter di Mesir menggunakan madu yang mengandung obat 5.000 tahun yang lalu. Nabi Muhammad mengatakan bahwa madu itu adalah obat untuk setiap penyakit. Dan agama Hindu masih menggunakan hingga hari ini sebagai salah satu dari lima makanan yang dipersembahkan dalam ibadah atau upacara selamat datang.

Madu yang dalam bahasa Inggris kita kenal dengan kata ‘honey’, merupakan kata yang berasal dari ‘oneg’, yang merupakan bahasa Ibrani untuk kata ‘menyenangkan’. Madu juga dikenal sebagai ‘makanan cinta’. Sesungguhnya, kata ‘bulan madu’ merujuk kepada  tradisi kuno bangsa Viking di mana pengantin mengkonsumsi kue madu dan larutan madu dalam air (minuman yang dibuat dengan fermentasi madu) selama satu bulan setelah pertunangan. Saat ini, pengantin laki-laki di Maroko mengikuti tradisi dengan mengadakan pesta menggunakan madu.

Pada awalnya, madu adalah satu-satunya bahan pemanis selain kurma, ara atau sirup kayu maple. Alexander Agung membawa tebu dari India ke Yunani pada abad ke-4 SM. Tapi hanya orang-orang kaya yang mampu menjangkau ” Tanaman Madu” ini,  sampai budidaya tebu dan gula bit (Beta vulgaris) secara masal dimulai pada abad ke-18. Sebagaimana gula menjadi lebih terjangkau, madu menjadi kurang penting.

Di seluruh dunia produksi madu pada tahun 2010 adalah 1,4 juta metrik ton. Cina adalah produsen madu yang  utama (22 persen dari produksi global), diikuti oleh Uni Eropa (14 persen), Argentina dan Amerika Serikat (masing-masing 6 persen ) dan Turki (5 persen). Produsen madu lainnya, dalam urutan adalah Ukraina, Meksiko, Federasi Rusia, Iran, Ethiopia, India, Tanzania, Spanyol, Kanada, Kenya, Jerman, Angola dan Australia.

Dengan konsumsi madu yang terbesar ialah Yunani dan konsumsi madu terendah ialah Hungaria. Sebaliknya, setiap tahunnya banyak konsumen yang memakan gula jauh lebih banyak , termasuk sirup jagung yang  berkadar fruktosa tinggi.

Baik Amerika Serikat maupun sebagian besar negara Uni Eropa tidak menghasilkan madu yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan mereka, sehingga mengandalkan impor. Inggris menghasilkan hanya 15 persen dari kebutuhannya pada tahun 2009 dan pada tahun 2010, Jerman mengimpor 80 persen dari madu yang dikonsumsi di sana.

Sekitar 85 persen dari produksi madu secara global digunakan oleh konsumen sebagai madu konsumsi, sisanya ke industri makanan, misalnya digunakan sebagai pembuatan roti, permen dan sereal untuk sarapan. Ada juga pasar kecil untuk madu di industri farmasi dan tembakau.

lebah-bunga

Warna, konsistensi, aroma dan rasa madu bervariasi sesuai dengan nektar dan sumber sekresi kaya akan gula, serta jenis pengolahannya. Madu dengan bahan berbagai bunga dan madu campuran adalah yang paling umum dijumpai di pasaran, kendati demikian permintaan konsumen semakin tinggi untuk madu monofloral (madu yang berasal dari satu jenis bunga), madu mentah atau madu organik walaupun mereka harus membayar dengan harga yang lebih tinggi, dan ada minat yang tumbuh untuk permintaan madu yang lebih gelap, dan madu yang memiliki rasa kuat.

Karena sama seperti anggur atau minyak zaitun para penggemar suka akan perbedaan antara anggur atau minyak zaitun yang berasal dari musim yang berbeda, produsen dan varietas anggur atau zaitun yang berbeda-beda, demikian juga pecinta madu menikmati madu yang berbeda.

Tapi tidak semua madu manis dan ringan. Terlalu banyak lebah madu yang mati, kemungkinan karena disebabkan oleh pestisida, kehilangan sumber bunga liar dan lebah kekurangan gizi. (anda bisa melihat sekilas tentang hal tersebut dalam film animasi Bee Movies).

Semoga saja, dengan perawatan yang baik dan riset yang memadai, persediaan madu dan yang paling penting, penyerbukan makanan dan tanaman lainnya oleh lebah madu, akan menjadi lebih aman bagi lebah dan dengan demikian menjamin kelangsungan hidup lebah.

Artikel Menarik Lainnya :

LampuKecil.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s