Aquascape Tanaman Air dan Ikan, Hindarilah Kesalahan Ini

Akuarium Aquascape

Hallo guys, beberapa bulan ini saya mulai tertarik dengan hobi baru yaitu aquascape. Mungkin masih ada dari pembaca yang belum tahu tentang aquascape, hmmm aquascape secara sederhana bisa dikatakan sebagai kegiatan menata tanaman air, batu-batuan, atau ornamen-ornamen lainnya di dalam aquarium yang mengedepankan sisi artistik atau replika natural yang dapat mendukung kehidupan ikan, tanaman atau hewan air secara seimbang.

Pada saat saya mulai ber-aquascaping untuk pertama kalinya, saya pikir “ah mudah ini tampaknya, tinggal nata-nata batu, substrat (tanah atau pasir sebagai dasar), beli ikan, akuarium, filter, lampu…beres sudah”. Sekitar beberapa bulan lalu saya mulai browsing design-design aquascape yang saya inginkan dan mulai menirunya di rumah. Hari itu juga design dasar yang saya inginkan sudah jadi dengan konsep seperti perbukitan ala wallpaper windows Xp yang nanti rencananya akan saya tanami tanaman karpet yang tumbuh terhampar secara merata, di tambahin pohon juga seru apalagi kalau rindang, asiiik deh.

So langkah selanjutnya beli tanaman yang sesuai di daftar gambar design yang menginspirasi tersebut beserta ikannya. Ikannya terserah deh pokonya bagus aja gitu warnanya. Saya juga beli tanaman monte carlo, ricchia (kalo engga salah), beberapa moss, dan beberapa tanaman yang saya ndak tau namanya. Selanjutnya menungkan pasir laut ke akuarium, serta tanaman-tanaman air tersebut saya tanam di titik yang saya sukai kemudian di isi air hingga akuarium penuh. Tunggu sebentar sembari filter menyaring air yang agak keruh, oh iya airnya sudah saya diamkan sebentar agar kandungan zat kimianya hilang. Terus saya masukin deh ikan-ikan tersebut ke dalam akuarium. Voila, sekarang saya tinggal menunggu beberapa minggu hingga semuanya berjalan sesuai dengan rencana and hasilnya akan menyenangkan.

Ternyata guys, apa yang saya lakukan di atas ini merupakan langkah-langkah yang sangat salah. Why? hmmm.. sebagai newbie aquascaper yang masih meraba-raba, dulu saya masih belum memahami konsep utama dari aquascape, yaitu bukan hanya mencapai keindahan tetapi mencapai keseimbangan antara tumbuhan, ikan dan makhluk lain di dalam aquarium. Kesalahan utama saya ialah : air, substrat, penanganan tanaman dan ikan (wah semua komponen dong). Nah, mari kita simak bersama kesalahan yang terjadi sehingga para pembaca bisa menghindari atau mengambil langkah antisipasi agar kesalahan yang sama bisa di hindari.

1. Air

Air BersihJika Anda tinggal di perkotaan seperti saya, tentu sumber air bersih yang mudah tersedia bagi akuarium Anda kebanyakan berasal dari air kran, ya kan?. Air kran mengandung beberapa zat kimia yang berbahaya bagi ikan atau hewan air lainnya misalnya: Chlorine. Zat yang satu ini sangat berbahaya bagi ikan karena akan menyebabkan kerusakan pada insang ikan. Insang ikan menjadi tidak berfungsi optimal dalam menyerap oksigen dalam air sehingga ikan terlihat kesulitan bernafas bahkan naik ke permukaan air untuk mendapatkan ekstra oksigen. Memasukkan ikan secara langsung pada air yang belum “berumur” dan masih mengandung beberapa zat bleaching (penjernih air) juga bisa menyebabkan ikan menjadi stress sehingga rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka berkurang.

Light Next

Advertisements

One thought on “Aquascape Tanaman Air dan Ikan, Hindarilah Kesalahan Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s