Sinopsis Drama Operation Proposal Versi Korea dan Jepang

Operation Proposal drama korea

Dear pembaca sekalian yang suka nonton drama Korea, pasti uda pernah liat donk drama Korea Operation Proposal, itu tuh yang pemain utamanya Yoo Seung Ho hehehe. Drama Operation Proposal ini mempunyai inti cerita yang sangat dalem sekali, beneran. Cerita awalnya itu begini :

Yoo Seung Ho yang di drama ini berperan sebagai Kang Baek Ho memiliki sahabat cewek sejak kecil namanya Ham Yi Seul (diperankan oleh Park Eun Bin), setiap saat mereka menghabiskan waktu bersama, berbagi kisah berdua mulai dari saat sekolah dasar, sekolah menengah hingga SMA.

Akan tetapi pada akhirnya Ham Yi Seul menikah dengan orang lain, sebenarnya dalam lubuk hati Kang Baek Ho ada penyesalan yang sangat dalam kenapa ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya ke Ham Yi Seul sejak dulu, mengutarakan perasaanya ke seseorang gadis yang bahkan mengetahui dirinya lebih dari dirinya sendiri. Dan dipernikahan Ham Yi Seul, Kang Baek Ho memberikan sebuah pidato sebagai teman masa kecilnya.

Artikel Lainnya:

Setelah acara pernikahan itu Kang Baek Ho merasakan penyesalan dan rasa kehilangan, kemudian ia bertemu dengan seseorang yang ternyata ia adalah “sang koordinator waktu” dan memberikan kesempatan bagi Kang Baek Ho untuk kembali ke masa lalu secara acak untuk memperbaiki hubungannya dengan Ham Yi Seul. Alur cerita di drama ini sangat menarik karena kita seperti di bawa ke dalam roller coaster waktu dengan latar belakang waktu yang berbeda.

Drama Operation Proposal ini ada versi Jepangnya lho nama dramanya Proposal Daisakusen atau Operation Love.

proposal-daisakusen

Konsep cerita Proposal Daisakusen kurang lebih sama seperti yang saya gambarkan di penjelasan di atas, tetapi tokoh utamanya ialah Ken Iwase yang di perankan oleh Tomohisa Yamashita dan tokoh perempuannya Rei Yoshida yang diperankan oleh Masami Nagasawa. Sebenarnya saya fans banget sama ini drama dan sudah lihat drama ini jauh sebelum versi koreanya (4 tahun lalu), drama ini keluar pada tahun 2007.  Jika di versi Korea yang membuat bisa kembali ke masa lalu ialah dengan bantuan sang koordinator waktu, versi jepangnya Ken Iwase bisa kembali ke masa lalu dengan bantuan peri. Tapi jangan skeptis dulu ma ni peri, penampilan peri ini terkesan klasik dengan topi bulat dan pakaian jas serba hitam. Dan cara kembali ke masa lalunya sedikit berbeda.

Mana yang lebih baik?

Wah ini sedikit susah menjelaskannya hohoho, sekilas dua drama Korea dan Jepang ini terlihat sama, judulnya sama dan konsep awal cerita pun sama. Tetapi sejatinya dua drama Operation Proposal ini jelas sangat berbeda, karena alur cerita sepanjang episode yang disajikan kepada penonton memiliki jalan cerita yang berbeda satu sama lain.

Untuk versi jepangnya para penonton di ajak untuk menyelami perasaan Ken Iwase dari sudut pandangnya, karakternya yang terkesan pendiam dan tidak mampu mengungkapkan perasaannya kepada Rei Yoshida, dan bagaimana cara Rei Yoshida menunjukkan perasaaanya ke Kenzhou (panggilan masa kecil Ken Iwase). Cerita versi Jepang lebih terfokus sedangkan versi Korea lebih di kembangkan lagi menjadi Drama baru khas korea yang kompleks. Saya percaya jika drama Operation Proposal versi Korea merupakan alternatif alur cerita Ken Iwase untuk merubah masa depan.

Untuk jalannya cerita menurut saya lebih bagus versi Jepang karena seperti konsep awal ceritanya, kita ingin tahu bagaimana perjalanan dan perjuangan tokoh laki-laki yang menyesal karena melepaskan cinta sejatinya, dan ingin merubah keadaan di masa lalu walaupun itu terkesan sulit dilakukan. Cerita yang lebih terfokus diantara memori dua karakter utama ini menurut saya lebih menarik.

Dari segi penggambaran tokoh perempuan Rei Yoshida dan Ham Yi Seul lebih bagus versi Korea, karena digambarkan lebih detail dari versi Jepangnya dan banyak adegan yang tidak ada di versi aslinya. Kita bisa melihat secara dalam perasaan Ham Yi Seul terhadap Kang Baek Ho.

operation-proposal-park-eun-binPark Eun Bin sebagai Ham Yi Seul

masami-nagasawa

Masami Nagasawa sebagai Rei Yoshida

Dari segi penggambaran tokoh laki-laki Kang Baek Ho dan Ken Iwase lebih bagus versi Jepang karena pas banget karakternya, sudah itu aja hehehe. Selebihnya lihat sendiri aja ya nanti juga tahu hohoho

tomohisa-yamashita-proposal-daisakusenTomohisa Yamashita sebagai Ken Iwase

Yoo-Seung-Ho-WallpaperYoo Seung Ho sebagai Kang Baek Ho

Dari segi romantisme lebih bagus versi Korea, ah drama-drama Korea sangat jago sekali untuk hal yang satu ini hohoho.

Dari segi nuansa lebih bagus versi Jepang, nuansa masa lalunya kental banget, perasaan kembali ke masa lalu, keinginan merasakan kembali masa lalu, saya tidak tahu kenapa lebih mengena di versi jepangnya. Kenangan bersama teman-teman di masa lalu, masa di sekolah dulu dan candaan yang dulu pernah kita rasakan lebih terasa di versi Jepangnya. Mungkin karena lagu-lagu backgroundnya yang instrumental, akustik dan lagu tenang di tiap momen penting kali ya. Membuat kita berfikir untuk merasakan momen-momen yang pernah terjadi dalam hidup kita.

– lampukecil.com –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s