5 Hal Menarik mengenai Teh dan juga Sejarahnya

Tea leaves daun teh

A. Legenda Teh

Legenda mengatakan bahwa Shennong yang merupakan petani yang sakti berkelana menjelajahi hutan untuk mencari biji-bijian dan rempah-rempah yang bisa dimakan. Petani sakti ini dengan malangnya secara tidak sengaja meracuni dirinya sendiri sebanyak 72 kali. Tetapi sebelum racun tersebut mampu mengakhiri hidupnya, sebuah daun melayang ke dalam mulutnya. Shennong mengunyahnya dan memulihkan kesehatannya kembali, dan begitulah legenda bagaimana teh di temukan.

Teh tidak benar-benar menyembuhkan keracunan, tetapi kisah Shennong sang legenda penemu pertanian Tiongkok, menyoroti bagaimana pentingnya teh di dalam kebudayaan Tiongkok kuno. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa teh pertama kali dibudidayakan di sana pada awal 6.000 tahun yang lalu, atau 1.500 tahun sebelum firaun membangun Piramida Agung Giza. Tanaman teh asli Tiongkok adalah jenis yang sama yang tumbuh di seluruh dunia saat ini, namun pada awalnya dikonsumsi dengan sangat berbeda.

B. Awal mula penggunaan Teh

Teh pada awalnya hanya dimakan sebagai sayuran atau dimasak dengan bubur gandum. Teh hanya bergeser dari makanan hingga menjadi minuman sekitar 1.500 tahun yang lalu ketika orang menyadari bahwa kombinasi panas dan kelembaban bisa menciptakan rasa yang kompleks dan bervariasi dari daun yang berwarna hijau ini. Setelah ratusan tahun dengan berbagai variasi metode untuk mempersiapkan teh, yang terstandar kemudian ialah dengan cara memanaskan teh.

Tea bag loose tea

Atau dapat juga mengemas teh menjadi bentuk kotak yang mudah di bawa-bawa, menggilingnya menjadi bubuk, mencampurkan dengan air panas, dan membuat minuman yang disebut Muo cha, atau matcha. Matcha yang merupakan teh hijau berbentuk bubuk menjadi sangat populer sehingga muncul budaya teh Tiongkok yang berbeda. Teh adalah subjek buku dan puisi, minuman favorit para kaisar, dan media bagi para seniman. Masyarakat Tiongkok kuno dulunya juga senang menggambar-gambar dengan megah pada busa teh, sangat mirip dengan seni espresso yang mungkin sering Anda lihat di kedai kopi saat ini.

C. Persebaran Teh

Pada abad ke 9 pada masa Dinasti Tang, seorang biksu Jepang membawa tanaman teh pertama kali ke Jepang. Masyarakat Jepang akhirnya mengembangkan ritual unik mereka sendiri berkenaan dengan teh, yang menyebabkan terciptanya upacara minum teh khas Jepang.

Dan pada abad ke 14 pada masa Dinasti Ming, kaisar Tiongkok mengubah standar dari teh yang ditekan menjadi balok menjadi teh daun yang lepas. Pada saat itu, Tiongkok secara nyata masih memegang monopoli pohon teh di dunia, menjadikan teh salah satu dari tiga barang ekspor Tiongkok yang penting, bersama dengan porselen dan sutra. Hal ini membuat Tiongkok memiliki pengaruh kekuatan dan ekonomi yang besar karena minuman teh menyebar ke seluruh dunia.

Tea drink green tea

Penyebaran itu dimulai dengan pasti sekitar awal 1600-an ketika para pedagang Belanda membawa teh ke Eropa dalam jumlah banyak. Banyak yang menyebutkan bahwa Ratu Catherine dari Braganza, (seorang wanita bangsawan Portugis) yang membuat teh populer dengan aristokrasi Inggris saat ia menikahi Raja Charles II pada tahun 1661. Pada waktu itu, Inggris sedang mengembangkan pengaruh kekuasaan kolonialnya dan menjadi kekuatan dominan dunia yang baru. Dan saat Inggris tumbuh, minat terhadap teh menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1700, teh di Eropa terjual sepuluh kali lipat dari harga kopi dan tanaman teh pada saat itu masih tumbuh di Tiongkok. selanjutnya kita akan membahas tentang peperangan teh ==>>

Light Next

Advertisements

2 thoughts on “5 Hal Menarik mengenai Teh dan juga Sejarahnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s