Gambaran Dasar Planet Mars

Mars adalah planet keempat dari matahari, dan planet pertama di luar bumi. Mars ukurannya lebih kecil dari bumi. Tapi Mars memiliki luas daratan yang lebih besar karena planet ini tidak memiliki lautan, danau, atau sungai.

MarsMars secara jelas terlihat berwarna oranye atau merah, yang membuatnya dijuluki Planet Merah. Warna ini membuat orang Romawi kuno menamai planet ini Mars, sesuai nama dewa perang mereka. Mars sebenarnya mendapat warna ini dari mineral yang mengandung oksida besi. Karat biasa adalah oksida besi dan warnanya oranye gelap. Jika Anda berjalan-jalan di Mars, Anda akan melihat batu-batu berwarna oranye gelap atau coklat dan hamparan pasir halus berwarna oranye.

Atmosfer di Mars sangat tipis, kepadatannya hanya 1 persen dari atmosfer bumi. Kebanyakan atmosfer Mars telah dikikis oleh angin matahari. Erosi semacam ini jarang terjadi di bumi. Tidak seperti Mars, bumi memiliki medan magnet yang cukup kuat untuk membelokkan partikel angin matahari. Medan magnet Mars yang lemah pertama kali terdeteksi oleh pesawat ruang angkasa Mars Global Surveyor tak lama setelah memasuki orbit sekitar Mars pada tahun 1997.

Secara rata-rata, Mars jauh lebih dingin dari Antartika. Suhu di lintang rendah selama musim panas sesekali dapat mencapai 60 °F (16 °C). Sedangkan suhu malam hari bisa jatuh menjadi sekitar -100 °F (-73 °C). Di dekat kutub Mars selama musim dingin, suhu bisa jatuh sampai -150 °F (-101 °C).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s