Beberapa Festival dan Perayaan Menarik di Jepang

Perayaan paling penting di Jepang adalah Hari Tahun Baru. Di akhir tahun orang bergegas membayar utang mereka dan mempersiapkan diri untuk liburan. Pada tengah malam tanggal 31 Desember, lonceng kuil mengumumkan berlalunya tahun lama dan datangnya tahun baru. Dekorasi bambu dan pinus ditempatkan di gerbang depan rumah masing-masing. Mereka mewakili kekuatan, pengabdian, dan kesetiaan.

ObonPada Hari Tahun Baru, semua orang makan mochi, kue beras kecil. Candi dan kuil dipenuhi dengan orang-orang, dan keluarga berkumpul untuk reuni. Gerbang istana kaisar terbuka untuk umum.

Tanggal 3 Maret diperingati sebagai Hari Anak Perempuan atau Festival Boneka. Perayaan ini juga disebut Festival Persik karena pohon persik mekar. Secara tradisional, 5 Mei merupakan Hari Anak Laki-laki atau Festival Iris. Festival ini sekarang dirayakan oleh semua anak.

Hari Libur Obon dirayakan untuk menghormati roh nenek moyang. Perayaan ini diadakan pada tanggal 15 Juli di beberapa daerah dan pada tanggal 15 Agustus di daerah lain. Nenek moyang diyakini kembali setahun sekali untuk mengunjungi keluarga mereka. Pada malam hari, jalan-jalan dipenuhi dengan lentera berwarna untuk menerangi roh pulang ke rumah.

Di Jepang ada juga perayaan panen yang dirayakan pada bulan Oktober. Para petani mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada para dewa Shinto dengan mempersembahkan buah pertama dari sawah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s