10 Prajurit Gladiator Paling Terkenal dan Legendaris

Flamma roman gladiator

Flamma

Flamma adalah salah satu nama terbesar dalam sejarah gladiator Romawi kuno. Tentu saja, nama aslinya bukanlah Flamma, yang merupakan nama ‘pertempuran’ nya. Tetapi atlet terampil ini benar-benar mencatatkan namanya dengan rekam jejak sebagai gladiator yang menakutkan.

Sebelum dimulai karirnya sebagai gladiator, Flamma adalah seorang tentara Suriah yang tertangkap dan dilemparkan ke dalam pertempuran melawan musuh yang kuat untuk menemui ajalnya dengan cepat.

Seiring perjalannya sebagai gladiator, Flamma telah menunjukkan dominasi yang tak tertandingi melawan musuh yang tak terhitung jumlahnya di arena Colosseum yang megah. Dengan menggunakan pedang kecil dan perisai, serta baju besi pada satu setengah bagian tubuhnya, ia mampu meneror lawan-lawannya selama sekitar 13 tahun dalam pertempuran yang menarik jumlah penonton terbanyak.

Dalam karirnya selama 13 tahun tersebut, Flamma bertempur dalam 34 pertempuran yang mencengangkan, 21 satu di antaranya telah dimenangkannya, 9 berakhir imbang dan hanya 4 kali kekalahan. Ia bahkan dianugerahi dengan “Rudis” bersama dengan kebebasannya, pada empat kesempatan yang berbeda. Namun setiap kali, Flamma menolak tawaran itu dan terus mengejar hidupnya sebagai seorang pejuang. Flamma mulai menjadi seorang gladiator di usia 17 tahun.

spartacus Gladiator

Spartacus

Seorang tentara asal Thracian, Spartacus ditangkap oleh orang Romawi dan kemudian dijual sebagai budak. Pemiliknya memiliki sebuah sekolah gladiator di Capua dan melihat kesempatan mendapatkan banyak uang karena berbagai keterampilan yang dimiliki Spartacus sebagai gladiator. Namun, bagi seorang prajurit sejati menjunjung kebebasan jauh lebih berarti dari apa pun.

Setelah itu, Spartacus membantu mendalangi sebuah pemberontakan yang berujung dengan sekitar 70 gladiator yang melarikan diri dari sekolah gladiator yang semuanya dipersenjatai dengan senjata buatan sendiri. Crixus juga termasuk dari para gladiator yang melarikan diri dan kemudian ia menjadi tangan kanan Spartacus.

Bersama-sama, mereka semua berhasil lolos dan menuju lereng Gunung Vesuvius. Kemudian kelompok ini juga membebaskan lebih banyak lagi budak, sehingga meningkatkan jumlah mereka secara signifikan. Kemudian, Spartacus mengumpulkan kekuatan yang hebat dan terampil dan berhasil mengalahkan legiun Romawi yang dikirim untuk menangkap mereka dalam lebih dari enam kesempatan yang berbeda.

Namun pada tahun 71 SM, Marcus Licinius Crassus menyerbu dengan kekuatan 50.000 legiun yang terlatih untuk menghancurkan para pasukan pemberontak. Pada akhirnya, Spartacus tidak dapat menahan serangan yang terencana dengan baik oleh Romawi dan gugur di Italia Selatan. Mengakhiri kisah gladiator yang paling terkenal dalam sejarah Romawi kuno.

Artikel Menarik Lainnya :

LampuKecil.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s