Bahaya Peracunan Lingkungan

Spesies terancam punah karena berbagai alasan. Saat ini sebagian besar kepunahan berasal dari kerusakan habitat. Yang paling jelas, kerusakan ini meliputi pembersihan daerah alam liar. Para penebang merusak hutan. Pemerintah dan perusahaan listrik membendung sungai. Pengembang membangun jalan, divisi perumahan, dan pusat bisnis.

PestisidaPolusi menyajikan ancaman lain untuk habitat. Pertanian skala besar menggunakan banyak bahan kimia beracun. Bahan kimia ini digunakan untuk mengendalikan gulma dan serangga. Industri menggunakan jenis bahan kimia beracun.

Bahkan rumah tangga biasa berkontribusi terhadap polusi. Sebagai contoh, banyak produk pembersih mengandung bahan-bahan beracun. Demikian pula dengan baterai mobil dan oli motor. Sayangnya, banyak orang tidak bisa membuang bahan kimia ini dengan cara yang aman. Akibatnya, bahan-bahan berbahaya itu meracuni lingkungan.

Bahan kimia akan terakumulasi dalam tanah dan mengalir ke sungai dan danau. Beberapa zat ini akan bertahan dalam lingkungan selama bertahun-tahun. Banyak bahan kimia ini sifatnya beracun bagi tanaman dan hewan.

Beberapa racun akan “terbioakumulasi.” Artinya, mereka menjadi lebih terkonsentrasi karena bergerak ke atas rantai makanan. Misalnya, pestisida akan diserap oleh tanaman. Hewan seperti kelinci akan memakan tanaman. Racun menumpuk dalam tubuh mereka. Ketika predator memakan kelinci, mereka menyerap pestisida dosis tinggi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s