Sejarah Singkat Transportasi Kota Paris

Para perencana kota Paris telah mengembangkan jaringan sistem transit massal yang kompleks. Hal ini dirancang untuk memudahkan lalu lintas di Paris di jalan-jalan terkenal yang ramai. Sistem kereta bawah tanah dibuka pada tahun 1900. Sistem ini dikenal sebagai Metropolitain (atau Métro). Kereta bawah tanah mencakup sekitar 125 mil (200 kilometer) dari jalur kereta api dan berhenti secara reguler di lebih dari 300 stasiun.

Kota ParisSejak tahun 1969, sistem kereta api tambahan Réseau Express Régional (atau RER) telah menyediakan layanan kereta api tambahan berkecepatan tinggi di dalam dan di sekitar kota Paris. Sebagai jantung dari jaringan kereta api nasional, Paris juga memiliki enam stasiun kereta api utama. Mereka menyediakan layanan kereta api nasional dan internasional.

Mengelilingi kota Paris adalah jalan lingkar yang disebut Périphérique. Komuter dapat parkir di pintu keluar jalan raya dan menumpang Métro ke kota. Taksi dan bus juga menyediakan sarana transportasi di kota. Bateaux-mouches terutama digunakan oleh para wisatawan.

Paris memiliki dua bandara internasional utama, Orly dan Charles de Gaulle. Adapun bandara ketiga, Le Bourget, menjadi museum kedirgantaraan dan Paris Air Show, yang diadakan setiap tahun. Le Bourget adalah tempat pelopor penerbang Charles Lindbergh mendaratkan pesawatnya Spirit of St. Louis pada tahun 1927.

Artikel Menarik Lainnya :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s