Tentang Virus Ebola yang Mematikan

Ebola adalah virus yang sangat menular yang menyebabkan penyakit pada manusia dan primata. Kelelawar diyakini sebagai vektor, atau operator, virus Ebola. Setelah terjadi infeksi, ada masa inkubasi antara 2 sampai 21 hari sebelum orang yang terinfeksi virus Ebola menjadi sakit.

EbolaGejala awal Ebola mirip dengan yang disebabkan oleh berbagai infeksi lain. Gejala-gejala tersebut antara lain sakit kepala, demam, nyeri otot, dan kelelahan. Gejala-gejala ini diikuti oleh muntah, diare, dan pendarahan masif.

Virus Ebola pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di dekat daerah Sungai Ebola yang sekarang menjadi wilayah Republik Demokratik Kongo. Sejak saat itu, beberapa kasus terisolasi dan beberapa wabah besar terjadi.

Wabah Ebola besar di Afrika Barat tahun 2014 adalah yang terburuk yang pernah tercatat sejarah. Antara bulan Februari hingga awal Agustus tahun itu, lebih dari 1.000 orang yang terinfeksi meninggal dunia, sebagian besar di wilayah Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Karantina dan peningkatan kewaspadaan di rumah sakit membantu mencegah penyebaran virus Ebola. Namun sayangnya, belum ada pengobatan untuk Ebola, selain penggantian cairan yang hilang. Untungnya, virus ini tidak mudah menular. Kontak langsung dengan virus dari darah atau cairan tubuh orang yang terkontaminasi Ebola tampaknya menjadi satu-satunya cara penularan virus ini.

Artikel Menarik Lainnya :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s