Mengenal Bangsa Babel dan Menara Babel yang Agung

Babel (atau Babilonia) adalah wilayah yang sekarang menjadi Irak selatan. Sekelompok bangsa yang terampil telah membangun peradaban besar ini hampir 4.000 tahun yang lalu. Ibukota Babel adalah kota Babel, yang terletak di dekat Sungai Eufrat. Di antara prestasi mereka, orang Babel mengembangkan ilmu-ilmu eksakta, terutama matematika dan astronomi.

Menara BabelBangsa Babel berusaha menggunakan ilmu mereka untuk memprediksi masa depan. Astronomi mereka memberi jalan untuk astrologi, keyakinan bahwa gerakan benda-benda langit mempengaruhi jalannya peristiwa manusia. Bangsa Babel kemudian meletakkan dasar untuk ilmu pengetahuan modern. Bangsa Yunani kemudian datang untuk memisahkan ilmu dari takhayul.

Bangsa Babel adalah orang Semit. Bahasa mereka terkait dengan bahasa Ibrani dan Arab. Mereka dipengaruhi oleh orang-orang yang hidup sebelumnya di wilayah tersebut, yakni bangsa Sumeria. Seperti Sumeria, mereka menggunakan gaya tulisan yang disebut cuneiform (“berbentuk baji”) dan mengembangkan budaya pembangunan di seluruh kota.

Jenis bangunan Babel yang paling khas adalah ziggurat. Ini adalah sebuah kuil seperti menara yang dibangun secara bertahap dan diakhiri oleh sebuah kuil agama. Ziggurat pertama kali dikembangkan oleh bangsa Sumeria, tapi bangsa Babel meneruskan tradisi itu. Ziggurat yang paling terkenal adalah Menara Babel yang disebutkan dalam Alkitab. Dewa Babel adalah Marduk, yang kultusnya menyebar seiring pertumbuhan Kekaisaran Babel.

Artikel Menarik Lainnya :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s