Bagaimana Peradaban Pertama Berkembang?

Catal Huyuk

Dengan terjadinya Revolusi Neolitik, kebanyakan manusia, tentu saja, mulai menetap permanen di pemukiman, desa, dan kota-kota besar. Permukiman menciptakan  masyarakat yang kompleks berdasarkan kemajuan dalam pengetahuan tentang pertanian, perdagangan, pemerintahan, kesenian, dan ilmu pengetahuan (anda bisa membaca mengenai: Revolusi Neolitik: 10.000 tahun yang lalu). Semua kompleksitas ini dimungkinkan karena adanya surplus pangan. Surplus makanan menyebabkan terciptanya struktur pemerintah, termasuk pemimpin yang kuat untuk mengawasi surplus, tentara untuk menjaga surplus, dan pemuka agama untuk membenarkan pemimpin dalam bertindak (atau tidak bertindak) dengan berdasarkan agama.

Surplus pangan juga menyebabkan adanya surplus tenaga kerja, yang memungkinkan kelas pengrajin untuk membuat perhiasan, senjata, dan tembikar. Akibatnya kelas pedagang berkembang untuk memperdagangkan benda-benda yang dibuat kelas pengrajin. Selain itu, pengrajin ini, melalui eksperimen, mengembangkan perunggu, merupakan campuran tembaga dan timah, yang mana mengawali Zaman Perunggu. Penulisan diciptakan untuk menyimpan catatan surplus pangan, persembahan keagamaan, dan pajak. (pajak dimulai sangat awal sekali). Penulisan juga digunakan untuk mencatat mitos agama bagi para imam dan masyarakyat. Semua ini secara bertahap bertambah hingga menciptakan beberapa peradaban di seluruh dunia pada waktu yang berbeda.

Peradaban Maju Pertama Gambar Kota Catal Huyuk

Dua kota awal, yang telah digali oleh para arkeolog tampaknya menjadi contoh paling awal dari proses peradaban. Yang pertama adalah Jericho, ditemukan di tepi barat sungai Jordan, yang di masa kini merupakan Palestina. Yang kedua adalah Catal Huyuk, yang ditemukan di area yang sekarang disebut Turki. Kedua kota tersebut diperkirakan ada sekitar 8000-7000 SM, meskipun demikian, kota-kota ini tidak menjadi pusat utama perkembangkan peradaban. Penghargaan tersebut di berikan kepada peradaban lembah sungai.

Peradaban lembah sungai terbentuk di lembah-lembah sungai dari Sungai Nil di Mesir (4000 SM), Sungai Tigris dan Eufrat  di Timur Tengah (3500 SM), Sungai Indus di India (2.500 SM), dan  Sungai Hunang He di China (2000 SM). Dampak dari peradaban-peradaban ini tidak bisa diremehkan begitu saja dan mereka, sepatutnya, akan kita bahas secara detail dan mendalam pada materi berikutnya.

Setidaknya yang perlu anda ketahui :

  • Masyarakat Paleolitik belajar untuk beradaptasi dengan gaya hidup nomaden mereka.
  • Adaptasi menyebabkan perbaikan alat dan penggunaan api, yang menyebabkan kemajuan yang lebih terhadap kebudayaan manusia dan masyarakat.
  • Revolusi Neolitik  membantu menciptakan budaya manusia dan masyarakat yang lebih kompleks.
  • Masyarakat ini berkembang menjadi peradaban maju yang pertama.

Artikel Menarik Lainnya :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s